Tampilkan postingan dengan label biology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label biology. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 08 Desember 2012

GLIKOLISIS


Didalam sel, katabolisme glukosa fruktosa dan galaktosa pertama kali dilakukan oleh enzim – enzim glikolisis yang larut dalam sitiplasma. Glikolisis (gluko = glukosa, lisis = penguraian) adalah proses penguraian karbohidrat (glukosa) menjadi piruvat. Reaksi penguraian ini terjadi dalam keadaan ada atau tanpa oksigen. Bila ada oksigen, asam piruvat akan dioksidasi lebih lanjut menjadi CO2 dan air. Bila tanpa oksigen, asam piruvat akan dirubah menjadi etanol (fermentasi alkohol) pada ragi atau asam laktat pada otot manusia yang berkontraksi. Tiap proses glikolisis menggunakan enzim – enzim tertentu.

Glikolisis dalam harfiah berarti pemecahan glukosa. Jalur glikolisis ditentukan di dalam sitosol dari sel,mempunyai dua peranan; emecahan monosakarida untuk menghasilkan energi dan menyediakan suatu pembentuk untuk sintesa senyawa yang diperlukan sel seperti gliseroluntuk sintesa trigliserida atau lemak. Sebelum glikolisis dapat berlangsung, sebuah sel harus memperoleg glukosa.

Glikolisis merupakan rangkaian reaksi yang mengkonversi glukosa menjadi piruvat. Pada organisme aerob, glikolisis adalah pendahuluan daur asam sitrat dan rantai transport elektron, saat sebagian energi bebas glukosa dihasilkan.

Jalur glikolisis mempunyai peran ganda: degradasi glukosa untuk menghasilkan ATP, dan memberikan unit – unit penyusun unutk sintesis komponen – komponen sel. Kecepatan konversi glukosa piruvat diatur sesuai dengan dua keperluan sel ini. Pada rekasi fisiologis, reaksi – reaksi glikolisis dengan mudah reversible kecuali reaksi – rekasi yang di katalis oleh heksokinase, fosfofruktokinase, dan piruvat kinae.

Glikolisis dimulai dengan penambahan satu gugus fosfat ke glukosa, sehingga lebih reatif. Satu gugus fosfat yang lainnya di tambahkan ke senyawa glukosa-fosfat yang baru terbentuk dan kemudian dipecah menjadi senyawa karbon yang mengandungtiga atom karbon. Senyawaan ini diubah melalui serangkaian tahapan menjadi dua molekul piruvat. Maka dalam glikolisis sebuah sel memulai dengan satu molekul glukosa dan menghasilkan dua molekul yang mengandung tiga atom karbonyakni piruvat. Di dalam proses ini empat hidrogen (mengandung total empat elektron) dikeluarkan dan empat ATP terbentuk.

Proses glikolisis dimulai dengan molekul glukosa dan diakhiri dengan terbentuknya asam laktat. Serangkaian reaksi – reaksi dalam proses glikolisis tersebut dinamakan juga jalur Embden-meyerhof.

Reaksi – reaksi yang berlangsung pada glikolisis dapat dibagi dalam dua fase. Pada fase pertama, gukosa diubah menjadi triofosfat dengan proses fosforilasi. Fase kedua dimulai dari reaksi triofosfat hingga terbentuk asam laktat. Perbedaan antara kedua fase ini terletak pada aspek energi yang berkaitan dengan reaksi – reaksi di kedua fase tersebut.

Jumat, 02 November 2012

LIPID

Pengertian

Lipid adalah senyawa organik yang diperoleh dari proses dehidrogenasi endotermal rangkaian hidrokarbon. Lipid bersifat amfifilik, artinya lipid mampu membentuk struktur seperti vesikel, lisosom dan membran lain dalam lingkungan basah.

Fungsi Lipid

Fungsi lipid adalah sebagai berikut :

1. Lipid adalah sebagai sumber energi metabolik yang sangat penting dalam pembentukan ATP. Lipid adalah kelompok nutrien yang sangat kaya energi.
2. Lipid adalah komponen esensial dalam membran sel dan membran sub sel. Lipid yang termasuk kelompok ini adalah asam lemak polyunsaturated/PUFA yang mengandung fosfolipid ester sterol.
3. Lipid dapat berguna sebagai penyerap dan pembawa vitamin A, D, E dan K
4. Lipid adalah sebagai sumber asam lemak esensial, yang bersifat sebagai pemelihara dan integritas membran sel, mengoptimalkan traspor lipid.
5. Sebagai prekursor hormon – hormon sex
6. Sebagai pelindung organ tubuh yang vital.
7. Sebagai sumber steroid, yang sifatnya meningkatkan fungsi – fungsi biologis yang penting.
8. Dari aspek teknologi makanan, lipid bertindak sebagai pelicin makanan yang berbentuk pellet, sebagai zat yang mereduksi kotoran dalam makanan dan berperan dalam kelezatan makanan.

Sifat Fisika dan Kimia

Sifat – sifat fisika lemak yaitu tidak berwarna, tidak berbau dan tidak ada rasa, berat jenis lebih besar dari pada air, tidak mudah larut dalam air, untuk ekstraksi minyak eteris pada pembuatan parfum. Sedangkan sifat kimianya adalah dapat terjai rancidity (tengik); dihidrolisa oleh pemanasan tinggi; hidrogensi minyak; transesterifikasi.
Lemak berkarakteristik sebagai biomolekul organik yang ddapat larut atau sedikit larut dalam air dan dapat diekstraksi dengan pelarut non-polar seperti kloroform, eter, benzen, heksana, aseton dan alkohol panas.

Klasifikasi Lipid

Senyawa – senyawa yang termasuk lipid dapat dibagi dalam beberapa golongan. Ada beberapa cara penggolongan yang dikenal. Bloor memebagi lipid dalam tiga golongan besar, yaitu :
1. Lipid sederhana, yaitu ester asam lemak dengan berbagai alkohol, contohnya lemak atau gliserida dan lilin.
2. Lipid gabungan, yaitu ester asam lemak yang mempunyai gugus tambahan, contoh : fosfolipid, cerebrosida.
3. Derivate lipid, yaitu senyawa yang dihasilkan oleh proses hidrolisis lipid, contoh : asam lemak, gliserol dan sterol

Kolesterol adalah jenis lemak yang paling dikenal oleh masyarakat. Kolesterol merupakan komponen utama pada struktur selaput sel dan merupakan komponen utama selaput sel otak dan saraf. Kolesterol merupakan perantara untuk pembentukan sejumlah komponen peting seperti vitamin D, hormon sex dan asam empedu.

Reaksi Kimia
Lipid memiliki reaksi kimia yang khas, antara lain :
1. Hidrolisis
Hidrolisis lipid seperti triasilgliserol dapat dilakukan secara enzimatik dengan bantuan lipase, menghasilkan asam – asam lemak dan gliserol. Sifat lipse pancreas dapat dimanfaatkan yang lebih suka memecahkan ikatan ester pada posisi 1 dan 3 dari pada posisi 2 dari triasilgliserol.
2. Penyabunan
Hidrolisis lemak oleh alkali disebut penyabunan yang dihasilkan adalah gliserol dan garam alkali asam lemak yang disebut sabun.
3. Penguraian (kerusakan, ketengikan) lipid Ketengikan adalah perubahan kimia yang menimbulkan bau dan rasa tidak enak pada lemak. Penyebabnya antara lain auto oksidasi, hidrolisi dan kegiatan bakteri. Oksigen udara dianggap penyerang ikatan rangkap pada asam lemak untuk membentuk ikatan peroksida. Dengan demikian bilangan yodium turun, walaupun sedikit asam lemak bebas dan gliserol dilepaskan. Timbal atau tembaga mengkatalisis ketengikan. Mengasingkan oksigen atau menambah zat antioksidan menghambat proses ketengikan. Radikal – radikal bebas dihasilkan selama pembentukan peroksida, dan dapat merusak jaringan – jaringan jidup keculi terdapat antioksidan, misalnya tocoferol (vitamin E) yang bereaksi radikal – radikal bebas.

Rabu, 04 Juli 2012

CABE HIJAU / CABE MERAH

Cabai hijau atau cabai merah atau lombok (bahasa Jawa) adalah buah dan tumbuhan dengan keluarga solanaceae

Nama Daerah :

Sumatera : campli, capli (Aceh), ekiji-kiji kidi-kidi (Enggano), leudeu (gayo), lacina (Batak Karo), lasiak, lasina (Batak Toba), lada sebua (Nias), raro sigoiso (Mentawai), lado (Minangkabau), cabi (Lampung), cabe, lasinao (Melayu). Jawa : cabe, lombok, sabrang, (Sunda), lombok, mengkreng, cabe (Jawa), cabhi (Madura), tabia (Bali). Nusa Tenggara : sebia (Sasak), saha sabia (Bima), mbaku hau (Sumba), koro (Flores), hili (Sawu). Kalimantan : sahang (Banjar), rada (Sampit), sambatu (Ngaju). Sulawesi : rica (Mna-do), bisa (Sangir), mareta (Mongondow), malita (Gorontalo), lada (Makasar), ladang (Bugis). Maluku : manca (Seram), siri (Ambon), kastela (Buru), maricang (Halmahera), rica lamo (Ternate, Tidore), meresen (Kalawat), rihapuan (Kapaon), risak (Sarmi), ungun gunah (Berik).
Nama Asing :
La chiao (C), spaanse paper (B), piment guinea pepper, cayenne pepper, red pepper (I), poivre long (P), beisbeere, spanischer pfeffer (J).

Nama Simplisia :
Capsici Fructus (buah cabai merah)


Manfaat cabe hijau atau cabe merah adalah sebagai berikut :

-Mata dan kulit
Keluarga capsicum mampu membantu menjaga kesehatan kulit, seperti mencegah ruam dan jerawat. Selain itu, keluarga capsicum ini pun mengandung vitamin A, yang baik untuk mata dan membantu mencegah penyakit mata

-Pencegahan kanker
Capsicum mengandung senyawa yang dikenal sebagai capsaicins yang mencegah dari pengikatan karsinogen (zat pendorong timbulnya kanker) dengan DNA, sehingga memberikan beberapa perlindungan dari kanker

-Nyeri
Capsaicins juga memblokir transmisi nyeri dari kulit ke sumsum tulang belakang dan mencegah sensasi rasa sakit. Ini sangat membantu dalam mengobati penyakit yang berhubungan dengan nyeri.

-Membakar kalori
Dengan mengkonsumsi capsicum mempercepat kinerja metabolisme dan membantu membakar lebih banyak kalori. Ini juga mengurangi berat badan naik karena diet lemak tinggi. Selain itu juga mampu mencegah gangguan pencernaan. Sebagai stimulan kardiovaskular, cabai juga mengatur tekanan darah dan menurunkan kolesterol, serta trigliserida dalam tubuh.

-Rambut tebal dan sehat
Ekstrak capsicum adalah salah satu produk terbaik meningkatkan pertumbuhan rambut. Ekstrak ini dapat mencegah hairfall dan membantu Anda memertahankan rambut lebih tebal dan lebih sehat. Tapi keramas menggunakan ekstrak capsicum seperti dengan bubuk cabai kering yang pedas menghadirkan sensasi pedas di kepala, jadi berhati-hatilah ketika menggunakannya

kandungan kimia

Buah mengandung kapsaisin, dihidrokapsaisin, vitamin (A,C), damar zat warna kapsantin, karoten, kapsarubin, zeasantin, kriptosantin, dan lutein. Selain itu, juga mengandung mineral, seperti zat besi, kalium, kalsium, fosfor, dan niasin.

Zat aktif kapsaisin berkhasiat sebagai stimulan. Jika seseorang mengkonsumsi kapsaisin terlalu banyak akan merasakan rasa terbakar di mulut dan keluaenya air mata.

Indikasi

Buah digunakan untuk pengobatan :
· Rematik
· Sariawan
· Sakit gigi
· Influensa
· Meningkatkan nafsu makan

Getah daun digunakan untuk :
· Mempermudah persalinan


Kamis, 08 Maret 2012

sedikit dari banyak bakteri

Streptococcus sp

BENTUK : Bulat
WARNA : Ungu
SUSUNAN : berderet, spt. rantai
SIFAT : Gram (+)
CONTOH :

-Streptococcus pyogenes (β)
-Streptococcus viridans (α)
-Streptococcus mitis (gama)








Staphylococcus sp

BENTUK : Bulat
WARNA : Ungu
SUSUNAN : Satu-satu, dua-dua, bergerobol
SIFAT : Gram (+)
CONTOH : 

-Staphylococcus aureus
-Staphylococcus epidermidis 
-Staphylococcus saprofiticus


Pneumococcus
BENTUK : Bulat 
WARNA : Ungu
SUSUNAN : dua-dua, spt. lancet
SIFAT : Gram (+)
CONTOH :

-Streptococcus pneumoniae
-Diplococcus pneumoniae
-pneumococcus




Neisseria sp

BENTUK : Bulat 
WARNA : Merah
SUSUNAN : Dua-dua, spt. Biji kopi
SIFAT : Gram (-)
CONTOH :

-Neisseria gonorrhoae
-Neisseria meningitidis
-Neisseria pharingis




Bacillus sp

BENTUK : Batang
WARNA : Ungu
SUSUNAN : Satu-satu, dua-dua, spt. rantai
SIFAT : Gram (+)
CONTOH :
-Bacillus subtilis,
-cereus
-anthraxis 
-Corynebacterium diphteriae





Escherichia coli

BENTUK : Batang
WARNA : Merah
SUSUNAN : Satu-satu, dua-dua, tersebar
SIFAT : Gram (-)
CONTOH :

-Escherichia coli
-Salmonella typhi
-Klebsiella pneumoniae



Mycobacterium sp

BENTUK : Batang halus, spt. filamen
WARNA : Merah
SUSUNAN : Tersebar
CONTOH : 

-Mycobacterium tuberculosis
-Mycobacterium leprae